Welcome to my Bloggg

ini blog isinya penting gag pentingg

My Photo

Translate

Tampilkan postingan dengan label My Draft. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Draft. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Januari 2015

LAPORAN KULIAH KERJA LAPANGAN DI MALANG DAN BALI

LAPORAN KULIAH KERJA LAPANGAN DI PEMERINTAH KOTA MALANG, UNIVERSITAS NEGERI MALANG, DAN PUSAT OLEH-OLEH CAH AYU Disusun Oleh: Cahyawati (104022421032) PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2013 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan salah satu mata kuliah program utama yang harus ditempuh dan wajib lulus bagi setiap mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran FE UNY. Kuliah ini diselenggarakan di instansi-instansi atau dunia usaha/dunia industri yang memiliki relevansi penerapan teori-teori administrasi dalam setiap aktivitas kerja yang dilakukan.. Kuliah Kerja Lapangan dapat terlaksana dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari para mahasiswa, dosen, dunia usaha/ dunia industri, dan instansi-instansi yang relevan dengan jurusan. Dengan mengunjungi dunia usaha/ dunia industri dan instansi-instansi terkait diharapkan mahasiswa mendapatkan gambaran riil di lapangan terutama mengenai proses administrasi dan aktivitas perkantoran yang dilakukan pada dunia industri dan lembaga tersebut. Adapun lembaga atau instansi yang dikunjungi adalah Pemerintah Kota Malang, Universitas Negeri Malang, dan Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu Bali. Dalam melakukan aktivitas kerja sehari-hari, lembaga-lembaga tersebut melakukan berbagai kegiatan di bidang keadministrasian. Berbagai kegiatan di bidang administrasi itu di antaranya pengelolaan arsip dan Kehumasan seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang, sistem pengorganisasian yang dilakukan Universitas Negeri Malang, serta kegiatan kewirausahaan seperti yang dilakukan di Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu Bali. B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian diatas maka dapat diambil rumusan masalah yaitu: 1. Bagaimanakah sistem pengelolaan kearsipan di Pemerintah Kota Malang? 2. Bagaimanakah kegiatan Kehumasan dan kepegawaian di instansi Pemerintah Kota Malang? 3. Bagaimanakah sistem pengorganisasian di Universitas Negeri Malang? 4. Bagaimana profil dan sejarah Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu di Bali? C. TUJUAN KKL Kuliah Kerja Lapangan ini bertujuan untuk: 1. Melatih mahasiswa untuk dapat membangun kerjasama tim dan kerjasama dengan pihak luar. 2. Melengkapi syarat kegiatan akademik mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran. 3. Menyelaraskan antara teori yang diperoleh dengan aplikasi di lapangan. 4. Mahasiswa dapat memiliki keterampilan, wawasan dan sikap tentang dunia kerja yang akan digeluti setelah menyelesaikan studi. 5. Memberikan pengalaman nyata agar nantinya apabila bekerja di sebuah instansi pemerintah tersebut tidak asing lagi. D. Manfaat KKL Berbagai manfaat hasil KKL antara lain sebagai berikut : 1. Bagi mahasiswa a. Menumbuhkan sikap kewirausahaan (entrepreneurship) b. Memiliki pengalaman bersosialisasi dengan dunia kerja c. Mendapatkan ide-ide (gagasan) asli (authentic) dari lapangan yang dapat dilanjutkan menjadi persoalan karya ilmiah (penelitian) untuk program kreativitas mahasiswa (PKM) atau tugas akhir skripsi. 2. Bagi Lembaga Pendidikan a. Terjalin hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara Program Studi Pendidikan Administrasi, FE UNY dengan dunia kerja. b. Dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum Program Studi Pendidikan Administrasi, Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY dalam rangka menentukan kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan lapangan kerja. c. Sebagai bahan masukan (feedback) yang dapat digunakan untuk mengevaluasi Program Studi Pendidikan Administrasi. 3. Bagi Instansi Tempat Kerja a. Terjalin hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara instansi tempat KKL dengan mahasiswa maupun Program Studi Pendidikan Administrasi, JurusanPendidikan Administrasi FE UNY. b. Mendapatkan masukan baik berupa saran atau gagasan dari mahasiswa yang mungkin dapat bermanfaat bagi pengembangan proses atau produk di instansi tempat KKL. c. Memantapkan eksistensi instansi di kalangan mahasiswa sebagai calon tenaga kerja.   BAB II METODE KEGIATAN A. Obyek dan Sasaran Kegiatan KKL 1. PEMERINTAH KOTA MALANG Pemerintah kota malang merupakan pusat pemerintahan yang terletak di pusat kota malang di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini berada di dataran tinggi yang cukup sejuk, terletak 90 km sebelah selatan Kota Surabaya, dan wilayahnya dikelilingi oleh Kabupaten Malang. Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur, dan dikenal dengan julukan “kota pelajar”. Obyek KKL yang pertama dikunjungi adalah Balai Kota Pemerintah Kota Malang, yang beralamat di Jalan Tugu 1 65119 Malang, Jawa Timur. Kota Malang letaknya sangat strategis yaitu di depannya terdapat alun-alun kota Malang yang menambah keindahan bagi para wiasatawan. Di Balai Kota Malang, kegiatan KKL dilakukan dengan mendengarkan penjelasan tentang kota malang baik dari sejarah, visi misi, potensi, prestasi, dan lain-lain. 2. UNIVERSITAS NEGERI MALANG Universitas Negeri Malang berlokasi di Jl. Surabaya No 6 Malang, Jawa Timur. Adapun sejarah berdirinya adalah UM berasal dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan, Prof. Mr. Muhammad Yamin pada tanggal 18 Oktober 1954 berdasarkan SK No. 38742/Kab tanggal 1 September 1954. Pada tahun 1999/ 2000 UM telah membuka 6 program studi baru, terdiri atas: a. Empat program studi non kependidikan, yaitu: • Ilmu Keolahragaan (S1) • Manajemen (S1) • Manajemen Pemasaran (D3) • Akuntansi (D3) b. Dua program studi kependidikan, yaitu: • Pendidikan Bahasa Jerman (S1) • Pendidikan Seni Tari (S1) Pada tahun 2000/2001 membuka satu program studi baru non kependidikan, yaitu Psikologi (S1); dan tahun 2004/2005 membuka program studi non kependidikan Ilmu Sejarah. Berdasarkan SK Presiden RI No. 93 Tahun 1999 menetapkan bahwa IKIP MALANG berubah menjadi Universitas Negeri Malang (UM) dan berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 143/DIKTI/Kep/ 2000 UM mempunyai lima fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Sastra (FS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi (FE), dan Fakultas Teknik (FT), serta satu Program Pascasarjana (PPS). 3. PUSAT OLEH-OLEH CAH AYU R27 DI BALI. Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu R27 berada di jalur pariwisata desa Batu-Bulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Pusat oleh-oleh ini sangat mudah mencapainya dan juga memppunyai banyak pilihan barang dan akan dilayani oleh staff dengan ramah. Selain itu, Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu R27 adalah YANG PERTAMA DAN TERPERCAYA karena sudah mendapat Certificate HALAL dari MUI ( Majelis Ulama Indonesia). Cah Ayu R27 dirintis oleh Bapak Robani yang berasal dari Kabupaten Magelang. Saat ini Cah Ayu telah banyak memproduksi Oleh-oleh terutama yang berasal dari kacang-kacangan seperti kacang asin Bali dengan berbagai rasa, kacang manis Bali , kacang Disco, kacang kace dan masih banyak lagi. B. Metode Pengumpulan Data Sesuai dengan desain KKL di atas, maka cara yang digunakan dalam pengumpulan data pada KKL ini adalah 1. Observasi Observasi ialah metode atau cara-cara yang menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung. Metode ini akan digunakan dalam mencari data pada kunjungan kami di Universitas Negeri Malang, Pemerintah Kota Malang, danPusat Oleh-Oleh Cah Ayu R27 di Bali. 2. Wawancara Wawancara yaitu proses tanya jawab secara lisan antara dua orang atau lebih dengan berhadap-hadapan secara fisik, yang satu melihat yang lain dan mendengarkan dengan telinga sendiri. Wawancara dalam KKL ini merupakan wawancara yang tidak terstruktur ditujukan kepada staff Universitas Negeri Malang, Pemerintah Kota Malang, dan Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu R27 di Bali. 3. Dokumentasi Metode dokumentasi adalah cara pengumpulan data yang diperoleh dari hasil-hasil laporan, keterangan-keterangan di Universitas Negeri Malang, Pemerintah Kota Malang, dan Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu R27 di Bali baik secara tertulis, tergambar atau tercetak. Cara ini akan digunakan untuk memperoleh data sistem pengorganisasian Universitas Negeri Malang, kegiatan kehumasan di Pemkot Malang, dan aktivitas kewiraswastaan di Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu R27 di Bali. C. Langkah-langkah Kegiatan KKL Langkah-langkah kegiatan KKL ini yaitu dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan penyusunan laporan. 1. Persiapan Tahap Persiapan yaitu tahap penyusunan panitia serta penentuan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat KKL. Setelah ditentukan panitianya maka panitia bertugas untuk menyusun serta menentukan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan KKL, seperti agen perjalanan, jadwal kegiatan, serta hal teknis lainnya. 2. Pelaksanaan Berikut ini adalah jadwal dari kegiatan KKL : Senin, 9 Juli 2012 - 19.00 WIB Berangkat Dari UNY Selasa, 10 Juli 2012 - 04.00 WIB Sampai di Batu Malang - Makan Pagi - Kunjungan ke Pemkot Malang - Kunjungan ke Universitas Negeri Malang - Isoma - Perjalanan ke pelabuhan Ketapang Rabu, 11 Juli 2012 - Sampai di Pelabuhan Ketapang - Sampai di Pelabuhan Gilimanuk - Wisata di Tanah Lot - Perjalanan dari Tanah Lot ke Hotel - Chek in Hotel-isoma - Wisata ke Tanjung Benoa - Wisata Ke Kute Joger - Makan Malam-Istirahat Kamis, 12 Juli 2012 - Makan Pagi - Perjalanan ke Tari Barong - Melihat Tri Barong - Kunjungan ke Cah Ayu - Wisata di Bajre Sandi - Wisata di Sanur - Shopping oleh-oleh dan makan malam Jum’at, 13 Juli 2012 - Makan Pagi - Wisata Sangeh-Bedugul - Perjalanan Bedugul ke Gilimanuk - Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang - Makan Malam-perjalanan pulang Sabtu, 14 Juli 2012 - Sampai di Jogja 3. Pembuatan Laporan Laporan KKL dibuat dua macam yaitu laporan individu dan laporan kelompok. Format pembuatan laporan telah ditentukan oleh jurusan baik yang laporan individu maupun kelompok. Laporan ini dibuat sebagai bahan penilaian pada mata kuliah KKL dan sebagai bukti bahwa sudah melakukan kegiatan KKL. BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Pelaksanaan Kegiatan KKL 1. Pemerintah Kota Malang Pemerintah Kota Malang dalam pelaksanaan pembangunan berpedoman pada RPJM Daerah dimana didalamnya termuat VISI Kota Malang, yaitu : "Terwujudnya Kota Malang Sebagai Kota Pendidikan Yang Berkualitas, Kota Sehat Dan Ramah Lingkungan, Kota Pariwisata Yang Berbudaya, Menuju Masyarakat Yang Maju Dan Mandiri" Dalam salah satu Sidang Paripurna Gotong Royong Kotapraja Malang pada tahun 1962 ditetapkan Kota Malang sebagai : a. Malang sebagai kota pendidikan b. Malang sebagai kota Industri c. Malang sebagai kota Pariwisata Untuk mewujudkan hal tersebut, humas pemerintah kota Malang mempunyai strategi dalam memperkenalkan ke kancah Internasional. Strategi yang diakukan antara lain sebagai berikut: a. Adanya pemerhati-pemerhati peninggalan sejarah. b. Bekerjasama dengan friendship dari seluruh kota. c. Bekerjasama dengan pers. d. Bekerjasama dengan dinas pariwisata dibuktikan dengan adanya acara tahunan di taman mini. Dalam suatu organisasi besar seperti halnya kantor pemerintahan, peranan surat atau arsip dalam administrasi perkantoran dipandang sangat penting mengingat bahwa fungsinya sebagai salah satu media pemberitahuan, menjelaskan, permintaan pendapat atau sebagainya. Begitu pula dengan Pemerintah Kota Malang memiliki badan yang menangani masalah kearsipan yaitu Badan Perpustakaan dan Kearsipan provinsi Jawa Timur. Badan kearsipan mempunyai tugas pokok antara lain adalah: a. Pengumpulan, pengelolaan dan pengendalian data berbentuk database serta analisa data untuk menyusun program kegiatan. b. Perencanaan strategis teknis bidang arsip dan dokumentasi. c. Perumusan kebijakan teknis bidang arsip dan dokumentasi. d. Penyelenggaraaan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidng arsip dan dokumentasi. e. Pelaksanaan, pengawasan, pengendalian serta evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan bidang perpustakaan, arsip dan dokumentasi. f. Pelaksanaan standart pelayanan minimal yang wajb dilaksanakan dalam bidang arsip dan dokumentasi. g. Penyelenggaraan urusan kesekretariatan pada bidang perpustakaan, arsip dan doumentasi. h. Penggunaan dan pelaksanaan kerjasama dengan masyarakat, lembaga Pemerintah dan lembaga lainya. i. Penyelamatan, pelestarian dan pengamanan arsip dan koleksi naional. j. Pengawasan/ supervisi terhadap penyelenggaraan kearsipan perangkat Daerah, kecamatan dan Desa / Kelurahan. k. Penyusunan perumusan kebijakan, penilaian dan penetapan angka kredit pejabat Fugsional Pustakawan dan Arsiparis. Sumber daya manusia yang ada di badan Perpustakaan dan Kerasipan Provinsi Jawa Timur baru terdapat seorang arsiparis yang dibantu oleh 3 petugas kearsipan. Merekalah yang melakukan pengelolaan arsip dan pembinaan kearsipan di SKPD Kabupaten Malang. Sebagai daerah pariwisata provinsi Malang selalu mengupayakan promosi ke negara – negara pasar utama, promosi dalam negeri, menggelar event – event dan kesenian, pembersihan objek wisata, peningkatan keamanan dan kerja sama luar negeri untuk menarik wisatawan baik itu wisatawan domestik ataupun manca. Oleh karena itu fungsi sebuah humas sangat penting di dalam Pemerintah Provinsi Malang. Bagian Humas mempunyai tugas pokok dan kewajiban melaksanakan kegiatan kehumasan, keprotokolan dan pemberitaan Pemerintah Daerah. Untuk melaksanakan tugas pokok dan kewajiban sebagaimana dimaksud tersebut Bagian Humas mempunyai Motto : Humas sebagai “MATA, MULUT, TELINGA“ Pemerintah Kota Malang, yang artinya 1. MATA : Kemampuan melihat / mencermati / kepekaan atas fenomena yang terjadi di masyarakat ; 2. TELINGA : Kemampuan untuk mendengarkan/ menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat baik melalui media maupun langsung dari masyarakat ; 3. MULUT : Kemampuan menyampaikan / memperjelas kebijakan Pemerintah Kota secara jelas dan tepat Visi : Terjalinnya Kemitraan Pemerintah Kota Malang Yang Harmonis, Luas Dan Mantap MISI : 1. Mewujudkan peran kelembagaan humas yang berkualitas, kuat dan meluas. 2. Mengembangkan pemberitaan daerah dan publikasi kebijakan Kepala Daerah serta kegiatan Pemerintah Daerah. 3. Mendayagunakan secara optimal naskah sambutan Kepala Daerah sebagai sarana publikasi kebijakan serta kegiatan Pemerintah Daerah. 4. Membangun hubungan kelembagaan dalam rangka menumbuhkan pemahaman yang tepat dan benar tentang Pemerintah Kota Malang. 5. Mengembangkan sistem dokumentasi kebijakan dan kegiatan Pemerintah 6. Daerah secara terpadu, sebagai bahan kajian pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. 7. Mengembangkan dan mewujudkan tata kegiatan Pemerintah Kota yang sistematis, terpadu, terpola sebagai bagian dari performance dan citra Pemerintah Kota. Berikut fungsi, peran dan kedudukan humas di Pemerintah Provinsi Malang : 1. Penyusunan dan pelaksanaan rencana strategis, rencana kerja tahunan dan pelaksanaan kegiatan di bidang kehumasan. 2. Pengumpulan bahan dan pemberian pemberitaan pemerintah daaerah. 3. Penyusunan dan penyediaan naskah sambutan Walikota dan Wakil Walikota. 4. Penyiapan bahan pertimbangan kebijakan Kepala Daerah atas usul, kritik, saran dan pendapat masyarakat dan atau organisasi kemasyarakatan. 5. Pelaksanaan pelayanan sandi dan telekomunikasi di lingkungan Pemerintah Daerah. 6. Pelaksanaan inventarisasi dan dokumentasi kegiatan Kepala Daerah dan Sekretaris Daerah serta pengelolaan dan pengembangan perpustakaan dinas. 7. Pelaksanaan hubungan fungsional dengan satuan organisasi pelayanan informasi dan komunikasi di lingkungan Pemerintah Daerah. 8. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi. 9. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Daerah sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya melalui Asisten Administrasi Pemerintahan. Sasaran : 1. Kerjasama Informasi dan Media Massa. 2. Pelayanan Administrasi Perkantoran Tujuan : Mewujudkan dan memantapkan sistem administrasi publik dan sistem administrasi kebijakan publik melalui kelembagaan humas yang berkualitas dan kuat yang didukung dengan penyelenggaraan pemberitaan daerah serta sistem informasi, dokumentasi, dan protokol yang terpadu. Kegiatan Kehumasan : 1. Publikasi kebijakan & kegiatan Pemerintah Kota Malang 2. Publikasi kebijakan & kegiatan Cukai; 3. Dokumentasi Kebijakan dan Kegiatan Pemerintah Kota Malang; 4. Penyediaan pelayanan keprotokolan. 2. Universitas Negeri Malang a. Sejarah Kelahiran Fakultas Ekonomi mempunyai sejarah cukup panjang. Salah satu fakultas di IKIP Malang adalah Fakultas Keguruan Ilmu Sosial (FKIS) dan Departemen Pendidikan Ekonomi merupakan salah satu departemen pada FKIS tersebut. Bedasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1981 tentang Penataan Fakultas dan Institut Negeri di Indonesia, pada tahun 1983 dilakukan perubahan nama dari FKIS menjadi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS). Salah satu jurusan yang berada dalam lingkup FPIPS adalah Jurusan Pendidikan Dunia Usaha (PDU). Selanjutnya, berdasarkan SK Dirjen DIKTI Nomor 206/dikti/kEP/1996 tanggal 11 Juli 1996. Jurusan PDU berubah menjadi Jurusan Pendidikan Ekonomi. Jurusan Pendidikan Ekonomi inilah yang menjadi embrio lahirnya FE UM. b. Visi, Misi, dan Tujuan Adapun visi, misi, dan tujuan yang dimiliki oleh Universitas Negeri Malang, yaitu: • Visi Menjadikan UM sebagai perguruan tinggi unggul yang peduli terhadap nilai kemanusiaan dan menjadi rujukan dalam pengembangan bidang kependidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. • Misi 1) Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang unggul untuk menghasilkan tenaga yang berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam bidang kependikan dan nonkependidikan. 2) Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan ilmu untuk menghasilkan karya akademik yang unggul dan dapat menjadi rujukan dalam bidang kependidikan dan nonkependidikan. 3) Menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk memberdayakan masya¬rakat menuju kehidupan yang lebih cerdas, sejahtera, dan bermartabat. 4) Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas kinerja UM. 5) Memberdayakan alumni untuk meningkatkan peran dan citra UM. 6) Membangun organisasi yang sehat dengan menerapkan manajemen korporasi, akreditasi, penjaminan mutu, dan evaluasi diri secara berkesinambungan, dengan prinsip transparansi, otonomi, dan akuntabilitas. • Tujuan Untuk mewujudkan visi dan misi yang telah dirumuskan di atas, perlu dirumuskan tujuan-tujuan yang berlandaskan pada relevansi, atmosfer akademik, manajemen internal, keberlanjutan, dan efisensi. Realisasi dari visi dan misi dirumuskan dalam tujuan UM 2016 yaitu terwujudnya inovasi pembelajaran untuk mendukung terselenggarakannya layanan akademik yang bermutu. Tujuan umum tersebut dijabarkan dalam 5 tujuan operasional sehingga lebih menggambarkan ukuran-ukuran terlaksananya misi dan tercapainya visi sebagai berikut: 1) Terselenggaranya layanan akademik prodi yang bermutu dan berdaya saing (TI), 2) Meningkatnya kapasitas dosen dan tenaga kependidikan bermutu (T2), 3) Terselenggaranya layanan prima kelembagaan (T3), 4) Terselenggaranya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung inovasi pembelajaran (T4), 5) Meningkatnya kualitas manajemen kelembagaan dan pelaksana tugas teknis lainnya dengan sistem tata kelola yang transparan dan akuntabel (T5). c. Sistem Pengorganisasian Universitas Negeri Malang merupakan salah satu universitas yang memiliki Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran. Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran menjadi jurusan yang unggul di Universitas Negeri Malang, sehingga menjadi salah satu tujuan untuk melakukan studi banding bagi universitas lain dalam bidang kemahasiswaan dan akademik. a) Kemahasiwaan Sebagai sarana penyaluran hobi bagi mahasiswa yang belajar untuk berorganisasi dan bersosialisasi merupakan salah satu tujuan adanya bagian kemahasiswaan di UM. Kemahasiswaan meliputi himpunan mahasiswa (HIMA), UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), dan berbagai organisasi lainya. Di UM mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran malakukan studi banding dengan HIMA manajamen yang didalamnya tergabung mahasiswa pendidikan administrasi perkantoran. Hal tersebut juga berlaku di UNY, kemahasiswaan merupakan sarana atau ajang penyalur bakat bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan dirinya untuk memperoleh ilmu yang praktis, memberikan jiwa kepemimpinan, dan memberikan mahasiswa pengalaman dalam sistem pengorganisasian. b) Bidang Administrasi dan Kesekretariatan Bidang administrasi dan kesekretariatan di Universitas Negeri Malang bertugas melakukan kegiatan pengolahan intern organisasi HIMA. Bidang administrasi dan kesekretariatan mempunyai beberapa sub bidang yaitu sub bidang perpustakaan dan sub ketatausahaan. Di HIMA administrasi perkantoran bidang administrasi dan kesekretarian langsung ditangani oleh sekretaris. Sekretaris bertugas mengurusi segala sesuatu yang berhubungan dengan bidang administrasi dan kesekretarian. c) Akademik d. Masalah yang diangkat pada saat studi banding dalam bidang akademik di Universitas Negeri Malang adalah masalah double degree (dua gelar). Masalah double degree merupakan pembicaraan yang hangat di antara kedua kubu mahasiswa. Di UM double degree dapat ditempuh setelah seorang mahasiswa lulus ujian skripsi, kemudian dapat mengambil jurusan lain namun harus jurusan yang ada di dalam jurusannya. Misalnya jurusan manajemen ada 3 program studi, mahasiswa tersebut dapat memilih program studi mana yang harus diambil walaupun tidak ada keterkaitan disiplin ilmu yang khusus. 3. Cah Ayu R27 Bali “PUSAT OLEH – OLEH CAH AYU R27” berada di jalur pariwisata desa Batu Bulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Cah Ayu dirintis oleh Bapak Robani yang berasal dari Kabupaten Magelang. Sedikit sejarah tentang berdirinya Cah Ayu ialah Diawal tahun 1990 dengan tekad dan restu dari kedua orang tuanya, Bapak Robani meninggalkan kampung halaman mencoba meraih impian di Pulau Bali. Pada awalnya Robani muda mendapat pekerjaan sebagai pembantu Rumah Tangga dan pada malam harinya bekerja di Rumah Sakit di Denpasar sebagai petugas penjaga kamar mayat. Dengan berjalannya waktu, Robani muda mencoba berbagai pekerjaan dan usaha, mulai dari berjualan sayur mayur, Mie Ayam, Bakso, Jamu, Lampu dan sebagainya. Pengalaman pahit yang memacu semangat perubahan adalah ketika berjualan Kacang Asin Bali, yang pada saat itu dikejar oleh Polisi Ketertiban Umum. Dan pada saat itulah muncul tekad untuk menjadi pengusaha Kacang Asin Bali yang dapat membantu orang – orang senasib. Dengan semangat yang tinggi, proses panjang, dan do’a maka pada tanggal 27 September 2002 dibukalah “PUSAT OLEH – OLEH CAH AYU R27” dan telah memiliki Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia. Dengan keberhasilan inilah Robani membawa dampak positif, karena ia telah menopang kehidupan ekonomi para pengrajin kecil yang hasilnya tidak bisa dipasarkan. Cahayu membantu memasarkan produk dari pengrajin kecil sehingga mereka dapat hidup dengan layak, disamping itu beliau sekaligus membantu pemerintah untuk ikut serta mengurangi pengangguran dan mengembangkan industri pariwisata, serta menambah Income daerah maupun Negara. Demikian sejarah singkat seorang Robani dan berdirinya pusat / central oleh-oleh khas bali, hanya dengan bermodalkan tekad, ketekunan, dan ketrampilan ia menjadi orang yang sukses. Produk/jasa yang ditawarkan kacang asin bali cahayu, kacang koro, kacang disco kotak , kacang 4 rasa cahayu , kacang koro keju,kacang koro rumput laut, tomat rasa kurma, nopia bali cahayu, ting ting cahayu, sruwa sruwi cahayu, dodol buah cahayu, bagiak cahayu, teh rosella kotak cahayu, teh apell, kopi cahayu, brem cahayu, brem 3 rasa Cahayu , Madu Mongso Cahayu serta berbagai macam makanan, pakaian, dan aksesoris ciri khas Bali lainnya. Cah Ayu merupakan sentral atau pusat oleh-oleh berupa kacang-kacangan yang berada di jalur pariwisata desa Batu Bulan, kecamatan sukawati, Kabupaten Gianyar, sehingga sangat mudah untuk mencapainya. Sebagai pusat oleh-oleh, Cah Ayu berusaha untuk memenuhi kebutuhan cinderamata dan oleh-oleh yang mempunyai ciri khas bali. Untuk itu Cah Ayu fokus kepada usaha makanan ringan yang pas untuk buah tangan. Makanan yang berada di Cah Ayu ini merupakan produk sendiri yang dikelola oleh bebrapa karyawan yang ada di Cah Ayu. Produk yang banyak dicari oleh wisatwan salah satunya adalah Kacang Asin Bali, sehingga mahasiswa KKL Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran melakukan studi banding tentang kewirausahaan (enterpreneurship) di sentral oleh-oleh Cah Ayu. Berikut adalah proses pembuatan Kacang Asin Bali: Tahap I : Proses Sortir Bahan Penyortiran kacang mentah yang akan di oloah untuk mendapatkan bahan dengankualitas baik, karena bahan dasar ini sangat berpengaruh terhadap hasil akhir pada saat proses penyaringan tersebut. Tahap II : Proses Perendaman Proses ini dlakukan dengan maksud untuk membersihkan debu atau kotoran yang menempel pada kacang saat pengupasan dan membersihkan dari sisa-sisa getah yang masih menempel. Tahap III : Proses Pencampuran Bumbu Setelah prosees perendaman, maka kacang ditiriskan kemudian dicampur dengan bawang putih yang sudah dihakuskan dan dicampur dengan sedikit garam dengan komposisi sebagai berikut: 100 kg kacang, 3 kg bawang putih, 3 kg garam, setelah itu dibiarkan selama 1 jam dan diaduk sampai tercampur rata. Tahap IV : Proses Penjemuran atau Pengeringan Kacang yang sudah tercampur dengan bumbu dan telah didiamkan hingga bumbu merasuk, kemudian dijemur di bawah matahari langsung selama 5 -6 jam atau sampai setengah kering. Tahap V : Proses Penggorengan Proses penggorengan Kacang asin Bali ini sedikit lebih unik dibandingkan dengan proses penggorengan kacang pada umumya, karena dalam proses ini kacang tidak digoreng langsung menggunakan minyak, yapi menggunakan pasir laut yang berasal dari daerah pantai Klungkung yang telah melalu proses sterilisasi terlebih dahulu sehingga Hygenis serta layak untuk meggoreng. Selama penggorengan diperlukan nyala api yang tidk terlalu besar sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam proses penggorengan ini diperlukan seorang tenaga yangmemiliki pengalaman yang cukup dalam masalah pengolahan Kacang Asin Bali Tahap VI : Proses Seleksi Kacang yang sudah matang tidak begitu saja langsung dikemas, tetapi terlebih dahulu diseleksi antarr akacang yang layak dipasarkan atau tidak. Sehingga kacang Asin Bali merk Cah Ayu R27 memiliki kualitas dan rasa uang dapat dipertanggung jawabkan. Adapun kacang yang tidak sesuai dengan standard perusahaan bisa dapat dimanfaatkan sebagai bumbu pecel atau makanan ternak. Tahap VII : Proses Pembungkusan Pada proses terakhir dari pembuatan super Kacang Asin Bali merk Cah Ayu ini, kacang yang telah diseleksi dengan teliti, kemudian dikemas sesuai dengan ukuran berat seperti tertera pada kemasan kemudian dipasarkan di outlet Cah Ayu R27. B. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan KKL Kegiatan KKL yang dilakukan selama 5 (lima) hari di Malang-Bali, memperkaya pengalaman dan pengetahuan mahasiswa. Selain itu, mahasiswa dapat mengistirahatkan diri sejenak dari penatnya dunia perkuliahan. Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan observasi atau studi banding dengan instansi-instansi atau dunia usaha/dunia industri yang memiliki relevansi penerapan teori-teori administrasi dalam setiap aktivitas kerja yang dilakukan.. Lembaga atau instansi yang dikunjungi untuk KKL adalah pemerintah Kota Malang untuk melakukan observasi mengenai sistem kearsipan dan kegiatan kehumasan, Universitas Malang untuk melakukan observasi tentang sistem pengorganisasian yang dijalankan, dan yang terakhir adalah ke Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu R27, Bali dengan topik bahasan kewirausahaan. Selain ketiga tempat tersebut, mahasiswa pendidikan Administrasi perkantoran angkatan 2010 juga mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Bali antara lain, Tanjung Benoa, Sangeh, Tanah Lot, Pantai Kuta, dan juga Jogger. Dengan kegiatan KKL ini diharapkan mahasiswa dapat membandingkan antara teori dengan kenyataan yang ada di lapangan. 1. Pemerintah Kota Malang Tujuan pertama kegiatan KKL adalah di Pemerintah Kota Malang. Rombongan disambut baik oleh jajaran pegawai pemerintah kota Malang bertempat di Balai Kota Malang. Sebelum acara dimulai kami menikmati indah dan sejuknya udara kota Malang pagi itu. Namun sayang Bapak Walikota Kota Malang tidak dapat menyamput kedatangan kami dikarenakan ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan. Disini mahasiswa dapat menilai sistem kearsipan dan kehumasan yang diterapkan di Pemkot Malang serta mengajukan berbagai pertanyaan yang menyangkut kota Malang. Pada dasarnya arsip adalah suatu proses pengaturan dan penyimpanan bahan-bahan/ warkat secara sistematis, sehingga setiap kali diperlukan, dapat secara cepat ditemukan kembali. Tujuan pengelolaan arsip tercantum dalam Undanng-undang No. 7 tahun 1971. Dalam Undang-Undang tersebut dirumuskan bahwa tujuan kearsipan adalah untuk menjamin keselamatan bahan pertanggungjawaban nasional tentang perencanaan, pelaksanaan, dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan serta untuk menyediakan bahan pertanggungjawaban tersebut bagi kegiatan pemerintahan. Arsip-arsip yang ada harus dikelola secara efektif. Penyelenggaraan penyimpanan arsip yang efektif dapat menggunakan sistem kearsipan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing kantor yang bersangkutan. Sistem kearsipan yang efektif dapat memperlancar tujuan organisasi. Selain sistem kearsipan, ada juga kehumasan atau Public Relations yang dijalankan oleh Pemkot Malang. Public Relations merupakan fungsi manajemen yang membantu meraih tujuan organisasi, merumuskan filosofi dan memperantarai perubahan organisasi. Praktisi PR berkomunikasi dengan seluruh publik internal dan eksternal yang terkait untuk membangun hubungan positif dan untuk menciptakan konsistensi antara tujuan organisasi dan harapan masyarakat. Praktisi PR mengembangkan, melaksnakan dan mengevaluasi program organisasi dengan mendorong pertukaran pengaruh dan pengertian antara bagian-bagian pokok dan publik organisasi. Dari beberapa teori yang ada, dapat diketahui bahwa sistem kearsipan yang ada di Pemerintah Kota Malang telah memenuhi standard penyimpanan arsip dan telah berjalan dengan baik, hanya saja terdapat kekurangan sumber daya yang mengelola arsip tersebut, karena pengelola di pemerintah Kota Malang hanya ada 3 orang yang mengakibatkan penumpukan tugas. Sehingga pengelolaan arsip di pemkot Malang kurang maksimal. Karena Sumber daya manusia dalam suatu lembaga merupakan aset yang paling berharga. Optimalisasi hasil pencapaian lembaga akan sangat didukung oleh peningkatan peran para manajer fungsional yang terlibat dalam pengelolaan sumber daya manusia. Kehumasan atau Public Relation telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Praktisi PR di Pemkot Malang menggunakan media center dan website http://www.malangkota.go.id sebagai media promosi. Selain itu dipaparkan juga mengenai berbagai prestasi yang telah dicapai oleh Pemkot Malang Hal ini dibuktikan dengan dikenalnya Kota Malang oleh masyarakat, sehingga sering sekali Malang menjadi salah satu tujuan wisata oleh masyarakat. Dan semua berpengaruh terhadap semakin majunya Kota Malang. Tak hanya itu mahasiswa juga menanyakan mengenai sistem kepegawaian di Pemkot Malang dalam hal penerimaan pegawai baru. Mengingat pada saat itu jurusan kami sedang dalam proses perpindahan dari FIS menuju FE. Pihak Pemkot Malang menjawab tidak mempermasalahkan formasi karena bisa saja tiap kampus itu berbedsa, yang terpenting adalah kualitas calon pegawai tersebut. Pemkot juga memiliki tim tersendiri yang bertugas khusus menangani hal ini. . 2. Universitas Negeri Malang Tempat kedua yang kami kunjungi adalah Universitas Negeri Malang (UM). Mahasiswa disambut baik oleh pihak UM . Mahasiswa kemudian mengamati mengenai sistem pengorganisasian di UM terutama di Fakultas Ekonomi. Salah satu bentuk organisasi yang dibentuk adalah HIMA Fakulta Ekonomi. Organisasi adalah suatu wadah tempat kumpulan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Secara tegas organisasi ditandai oleh : 1) Adanya kelompok atau kumpulan orang yang saling terikat. 2) Adanya hubungan yang harmonis dalam kerjasama. 3) Hubungan kerjasama atas dasar penetapan hak, kewajiban dan tanggungjawaban tertentu. Dalam membentuk sistem mekanisme pengorganisasian ada beberapa tahap yang perlu untuk diperhatikan, yaitu : 1) Merinci pekerjaan yang harus dilaksanakan. 2) Membagi beban kerja. 3) Mensinkronisasi pekerjaan 4) Menentukan mekanisme pekerjaan. Dari beberapa penjelasan pada pengertian tersebut diatas dapat ambil kesimpulan bahwa pengorganisasian disusun dengan tujuan agar pekerjaan yang dikehendaki dapat tercapai dan dibagi-bagi diantara anggota organisasi dengan rentang tugas, wewenang dan tanggung jawab yang jelas sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Apabila dilihat data yang diperoleh di Universitas Negeri Malang dan dibandingkan dengan teori yang ada makan dapat dilihat bahwa, sistem pengorganisasian di UM, terutama di HIMA FE UM telah berjalan dengan baik, hal ini dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa yang tertarik untuk bergabung ke dalam organisasi HIMA, sehingga membentuk suatu perkumpilan yang mempunyai tujuan yang sama. Dalam HIMA Manajamen yang didalamnya tergabung mahasiswa pendidikan administrasi perkantoran. Hal tersebut juga berlaku di UNY kemahasiswa juga menjadi sarana/ajang penyalur bakat bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan dirinya untuk memperoleh ilmu yang praktis. Mahasiswa KKL Pendidikan Administrasi Perkantoran juga melakukan studi banding tentang jurusan Administrasi. Di Universitas Negeri Malang Program Studi Pendidikan Adminiatrasi Perkantoran, kurikulum dan mata kuliah yang diajarkan tidak terlalu berbeda dengan Program Studi Penidikan Adminiatrasi Perkantoran yang ada di Universitas Negeri Yogyakarta. Dari pihak UM menyelenggarakan presentasi yang menjelaskan awal mula terbentuknya administrasi perkantoran dan menjadi jurusan yang umggul di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Dalam forum diskusi yang dilakukan pada pertemuan studi banding tersebut dari pihak UM menjelaskan bahwa administrasi perkantoran awalnya untuk mendidik calon guru untuk sekolah menengah kejuruan, akan tetapi alumni adminiatrasi perkantoran dari UM tidak sedikit yang mencari pekerjaan di dunia usaha atau dunia industri. Jadi dari pihak UM, menyiapkan lulusan dari administrasiperkantoran untuk guru sesuai dengan keahlian mereka sebagai calon guru SMK. Tetapi di dalam kurikulum, menempatkan unsur-unsur ekonomi dan bisnis karena lulusan dari administrasi perkantoran tidak sedikit yang mencari kerja ke dunia usaha dan dunia industri. Sesuai dengan visi administrasi perkantoran yakni mencetak guru yang berpikiran ekonom dan mencetak ekonom yang berpikiran pendidik. Setelah mahasiswa mengetahui seluk-beluk tentang administrasi perkantoran UM, maka mahasiswa dapat mengetahui bahwa lulusan dari administrasi perkantoran tidaklah harus menjadi seorang guru. Lulusan administrasi perkantoran dapat mencari kerja di dunia usaha dan dunia industri. Tidak terpakunya lulusan administrasi perkantoran sebagai guru dapat memunculkan untuk melakukan kewirausahaan.. Maka kurikulum di administrasi perkantoran UNY haruslah menuju kearah ekonomi tetapi tidak meninggalkan sifat aslinya sebagai calon guru SMK. 3. Cah Ayu R27 Bali Cah Ayu R27 Bali sebagai kunjungan obyek KKl ADP 2010 bergerak di bidang oleh-oleh khas Bali terutama yang berasal dari bahan kacang-kacangan. Banyak jenis makanan berbahan kacang yang dapat dsitemukan di pusat oleh-oleh Cah Ayu R27. Pusat oleh-oleh Cah Ayu R27 merupakan yang pertama dan terpercaya karena telah mendapatkan Certificate Halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia). Saat kita berbelanja akan diayani oleh staff yang ramah sehingga menimbulkan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Cah Ayu R27 hasil produksi Bapak Robani ini sudah menjadi salah satu pusat oleh-oleh terknal di Bali sejak tahun 2002. Pada kesempatan ini Bapak Robani memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk berani berwirausaha. Beliau menceritakan pengalamannya dalam mebangun Cahayu. Yang pada intinya semua membutuhkan kerja keras, usaha dan doa serta semnagat pantang menyerah. Sekarang ini dalam perusahaan Cah ayu R27 sedang dilakukan audit yang dikerjakan oleh external auditor. Tujuannya adalah untuk memperbaiki system management, terutama pada sisi keuangan dari yang sebelumnya dengan system pengelolaan kekeluargaan menjadi system yang professional dengan mengetengahkan kejujuran, ketelitian dan tepat waktu dan dilaksanakan dengan keterbukaan . Di akhir sesi Bapak Robani memperkenalkan produk terbaru Cahayu berupa obat-obatan herbal yang bisa memyembuhkan berbagai penyakit. Beliau mengakui bahwa obat tersebuat aadalah produk buatan mahasiswa dari Universitas Gajah Mada. Dengan bantuan alat medis petugas mengambil sampel darah kita kemudian diproyeksikan, dan kita disana dapat melihat berbagai macam penyakit dalam tubuh kita yang digambarkan secara visual. Kemudian kita dapat melihat bagaimana kerja obat tersebut menghancurkan secara perlahan penyakit-penyakit dalam tubuh kita. Hal ini menunjukkan bahwa Bapak Robani tidak puas hanya dengan satu macam usaha. Beliau melebarkan sayap usahanya hingga ke dunia usaha medis. BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ini Mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran FISE UNY memperoleh pengetahuan riil tentang dunia kerja khususnya pemerintahan dalam bidang kearsipan, kehumasan, kepegawaian, pengorganisasian, kewirausahaan serta pengaplikasian mata kuliah di dalam dunia kerja. Wawasan tersebut sangat penting bagi mahasiswa untuk menambah pengalamnan serta mengembangkan apa yang telah didapatkan di bangku kuliah sebagai acuan atau gambaran setelah penyelesaian studi untuk kemudian berkecimpung dalam dunia kerja. 1. Pemerintah Kota Malang Sistem kearsipan yang ada di Pemerintah Kota Malang telah memenuhi standard penyimpanan arsip dan telah berjalan dengan baik, hanya saja terdapat kekurangan sumber daya yang mengelola arsip tersebut, karena pengelola di pemerintah Kota Malang hanya ada 3 orang yang mengakibatkan penumpukan tugas. Sehingga pengelolaan arsip di pemkot Malang kurang maksimal. Karena Sumber daya manusia dalam suatu lembaga merupakan aset yang paling berharga. Optimalisasi hasil pencapaian lembaga akan sangat didukung oleh peningkatan peran para manajer fungsional yang terlibat dalam pengelolaan sumber daya manusia. Kehumasan atau Public Relation telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Praktisi PR di Pemkot Malang menggunakan media center dan website http://www.malangkota.go.id sebagai media promosi. Kemudian untuk penerimaan pegawai baru pihak Pemkot menyediakan tim khusus dan mengacu pada kualitas kerja calon pegawai tersebut. 2. Universitas Negeri Malang Dalam forum diskusi yang dilakukan pada pertemuan study banding tersebut dari pihak UM menjelaskan bahwa administrasi perkantoran awalnya untuk mendidik calon guru untuk sekolah menengah kejuruan, akan tetapi alumni administrasi perkantoran dari UM tidak sedikit yang mencari pekerjaan di dunia usaha atau dunia industri. Jadi dari pihak UM, menyiapkan lulusan dari administrasi perkantoran untuk guru sesuai dengan keahlian mereka sebagai calon guru SMK. Tetapi di dalam kurikulum, menempatkan unsur-unsur ekonomi dan bisnis karena lulusan dari administrasi perkantoran tidak sedikit yang mencari kerja ke dunia usaha dan dunia industri. Sesuai dengan visi administrasi perkantoran yakni mencetak guru yang berpikiran ekonom dan mencetak ekonom yang berpikiran pendidik. 3. Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu Cah Ayu merupakan sentral atau pusat oleh-oleh khas Bali berupa kacang-kacangan. Sentral oleh-oleh ini sudah menembus ke kancah Internasional. Pendiri sentral oleh-oleh Cah Ayu ini mengangkat para pengrajin lokal menjadi pengrajin tetap. Sudah banyak sekali produk-produk yang dihasilkan oleh Cah Ayu tersebut, seperti contoh kacang kace, kacang disko, kacang koro, brem 3 rasa, dan lain sebagainya. Dengan keuletannya pendiri sentral oleh-oleh Cah Ayu dapat memasarkan makanan khas Bali ke seluruh Indonesia dan ke dunia Internasional. Dan pendiri seentral oleh-oleh tersebut menjadi pengusaha yang sukses. B. Saran 1. Bagi mahasiswa a. Selalu meningkatkan dan menambah pengetahuan dan pengalaman, baik pengetahuan umum maupun pengalaman bersosialisasi dengan dunia kerja. b. Mahasiswa diharapkan untuk dapat mencintai produk dalam negeri yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri. c. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kreativitas dalam berwirausaha seperti yang telah dilakukan oleh Pusat Oleh-Oleh Cah Ayu. 2. Bagi Lembaga Pendidikan Diharapkan lembaga pendidikan selalu menjalin dan menjaga kerjasama yang saling menguntungkan antara Program Studi Pendidikan Administrasi, Jurusan Pendidikan Administrasi di FE UNY dengan dunia kerja. 3. Bagi Instansi Tempat Kerja a. Menerima setiap saran dan kritik mahasiswa yang mungkin dapat bermanfaat bagi pengembangan proses atau produk di instansi tersebut. b. Lebih memantapkan eksistensi instansi di kalangan mahasiswa sebagai calon tenaga kerja. c. Selalu menjalin dan menjaga kerjasama yang saling menguntungkan dengan pihak lain seperti dengan Program Studi Pendidikan Administrasi, Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY. DAFRTAR PUSTAKA Alma, Buchari. 2007. Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta. Umi Sukamti Nirbito. 2000. Manajemen Perusahaan Kecil dan Kewirausahaan. Yogyakarta: Depdiknas. Jefkins, Frank dan Daniel Yadin. 2004. “Public relations”. Jakarta : Erlangga. Satlita, Lena. 2006. “Modul Pubic Relation”. Yogyakarta : Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran. Sudirman, Didi Wahyu dkk. 2005. “Pedoman Kuliah Kerja Lapangan Administrasi Perkantoran”. Yogyakarta : Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran. http://www.malangkota.go.id/mlg_halaman.php?id=1606071 Diunduh tanggal 17 Februari 2013 pukul 14.15

Kamis, 21 November 2013

surat permintaan penawaran

Nomor : …./CR/…./…. ..................................................... Hal : Permintaan Penawaran Yth. Direktur Pusat Studi dan Pengembangan Administrasi Perkantoran UNY. Dengan hormat, Berdasarkan iklan Saudara di Harian Kompas pada tanggal ……............... mengenai produk hasil bumi berupa sayuran. Sehubungan dengan hal tersebut. Kami tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk Saudara. Oleh sebab itu kami minta agar Saudara berkenan untuk mengirimkan price list, katalog, informasi cara pembelian, potongan harga, serta cara pengiriman barang. Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terimakasih. Hormat kami, Cahyawati Direktur ..../.... Tembusan : 1. Manajer Pemasaran 2. Arsip

Selasa, 23 Juli 2013

parenting style

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Berhasil mendidik anak-anak dengan baik adalah impian semua guru dan orang tua. Setiap guru dan orang tua pasti menginginkan anaknya sukses dan bahagia. Namun, mayoritas orang tua pernah mengalami kesulitan dalam mendidik anaknya. Kenyataan yang terjadi di masyarakat, bahwa tanpa disadari semua perilaku serta kepribadian orang tua yang baik maupun yang kurang baik ditiru anak. Karena keluarga merupakan agen sosialisasi yang pertama dalam kehidupan bermasyarakat. “Jangan mengkuatirkan bahwa anak-anak tidak mendengarkan Anda, kuatirkanlah bahwa mereka selalu mengamati Anda” begitulah yang dikatakan Robert Fulghum. Oleh karena itu, pembelajaran tentang sikap, perilaku dan bahasa yang baik akan membentuk kepribadian anak yang baik pula. Orang tua merupakan pendidik yang paling utama, guru serta teman sebaya yang merupakan lingkungan kedua bagi anak. Hal ini sesuai dengan pendapat Hurlock (1978) yang mengungkapkan bahwa orang yang paling penting bagi anak adalah orang tua, guru dan teman sebaya. Pendidikan dalam keluarga yang baik dan benar, akan berpengaruh pada perkembangan pribadi dan sosial anak. Kebutuhan yang diberikan melalui pola asuh, akan memberikan kesempatan pada anak untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah sebagian dari orang-orang yang berada disekitarnya. Rumusan Masalah Dari latar belakang masalah diatas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Apa pengertian dari pola asuh ? Apa saja macam-macam pola pengasuhan? Apakah pengertian kepribadian? Bagaimana Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Kepribadian Anak Bagaimana pola asuh di Negara lain? Tujuan Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut: Untuk menjelaskan apa yang dimaksud pola asuh orang tua. Untuk mendiskripsikan macam-macam pola asuh orang tua. Untuk menjelakan maksud dari kepribadian. Untuk mendiskripsikan pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak. Untuk mendiskripsikan berbagai contoh pola asuh di berbagai Negara di dunia. BAB II PEMBAHASAN Pengertian Pola Asuh Pengertian pola asuh dalam keluarga dapat ditelusuri dari pedoman yang dikeluarkan oleh Tim Penggerak PKK Pusat (1995), yakni usaha orang tua dalam membina anak dan membimbing anak baik jiwa maupun raganya sejak lahir sampai dewasa (18 tahun). Sugihartono dkk, (2007) mengatakan bahwa pola asuh adalah pola perilaku yang diterapkan pada anak dan bersifat konsisten dari waktu kewaktu. Pola asuh yang diterapkan tiap keluarga berbeda dengan keluarga lainnya. Pola perilaku ini dapat dirasakan oleh anak, dari segi negatif dan positif. Pola asuh juga dapat memberi perlindungan, dan mendidik anak dalam kehidupan sehari-hari. Macam-macam Pola Asuh (Parenting Style) Pola asuh demokratis Pola asuh demokratis adalah pola asuh yang memprioritaskan kepentingan anak, akan tetapi tidak ragu-ragu mengendalikan mereka. Orang tua dengan pola asuh ini bersikap rasional, selalu mendasari tindakannya pada rasio atau pemikiran-pemikiran. Orang tua tipe ini juga bersikap realistik terhadap kemampuan anak, tidak berharap yang berlebihan yang melampaui kemampuan anak. Selain itu, orang tua memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih dan melakukan suatu tindakan dan pendekatannya kepada anak bersifat hangat. Hak dan kewajiban orang tua dan anak adalah sama dalam arti saling melengkapi. Anak dilatih untuk bertanggung jawab, dan menentukan perilakunya sendri agar dapat berdisiplin. Pola asuh Otoriter Pola asuh ini cenderung menetapkan standar yang mutlak harus dituruti, biasanya diikuti dengan ancaman-ancaman. Orang tua tipe ini bersikap tegas, memaksa, memerintah, menghukum dan cenderung mengekang keinginan anak. Hukuman mental dan fisik akan sering diterima oleh anak-anak dengan alasan agar anak terus tetap patuh dan disiplin serta menghormati orang-tua yang telah membesarkannya. Apabila anak tidak mau melakukan apa yang dikatakan oleh orang tua, maka orang tua tipe ini tidak segan menghukum anak. Terlebih lagi orang tua tipe ini tidak mengenal kompromi dan dalam komunikasi biasanya bersifat satu arah. Hal ini dapat menyebabkan anak kurang inisiatif, cenderung ragu, dan mudah gugup. Oleh karena itu, anak yang sering mendapatkan hukuman menjadi tidak disiplin dan nakal. Pola asuh Permisif Pola asuh permisif adalah jenis pola mengasuh anak yang cuek terhadap anak. Orang tua memberikan kebebasan sebanyak mungkin pada anak untuk mengatur dirinya. Biasanya pola pengasuhan anak oleh orang tua semacam ini diakibatkan oleh orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaan, kesibukan atau urusan lain yang akhirnya lupa untuk mendidik dan mengasuh anak dengan baik. Dengan begitu anak hanya diberi materi atau harta saja. Anak yang diasuh orang tuanya dengan metode semacam ini nantinya bisa berkembang menjadi anak yang kurang perhatian, merasa tidak berarti, rendah diri, nakal, memiliki kemampuan sosialisasi yang buruk, kontrol diri buruk, salah bergaul, kurang menghargai orang lain, dan lain sebagainya baik ketika kecil maupun sudah dewasa. Pengertian Kepribadian Menurut Atkison,dkk (1996), kepribadian adalah pola perilaku dan cara berpikir yang khas, yang menentukan penyesuaian diri seseorang terhadap lingkungannya (Sugihartono dkk,2007:46). Definisi tersebut menunjukkan adanya konsistensi perilaku, bahwa orang cenderung untuk bertindak atau berpikir dengan cara tertentu dalam berbagai situasi. Istilah kepribadian merupakan terjemahan dari bahasa inggris “personality”. Secara etimologis, kata personality berasal dari bahasa latin “persona” yang berarti topeng. Menurut Gordon W All Port “Personality is the dynamic organization whitin the individual of those psychophysical system, that determines his unique adjustment to his environment”. Menurut bangsa Roma, persona berarti “bagaimana seseorang tampak pada orang lain”, bukan dari sebenarnya. Aktor menciptakan dalam pikiran penonton, suatu impresi dari tokoh yang diperankan diatas pentas, bukan impresi dari tokoh itu sendiri. Dari konotasi kata persona inilah, gagasan umum mengenai kepribadian sebagai kesan yang diberikan seseorang pada orang lain diperoleh. Apa yang dipikir, dirasakan dan siapa dia sesungguhnya termasuk dalam keseluruhan “make up” psikologis seseorang dan sebagian besar terungkapkan melalui perilaku, karena itu kepribadian bukanlah suatu atribut yang pasti dan spesifik, melainkan merupakan kualitas perilaku total seseorang. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Kepribadian Anak Anak prasekolah belajar dengan cara berinteraksi dengan orang lain dengan mencontoh, berbagi dan menjadi teman baik. Mereka juga mempelajari sikap, nilai, prefensi pribadi dan beberapa kebiasaan dengan mengikuti contoh, termasuk cara mengenali dan menangani emosi mereka. Anak prasekolah belajar banyak dari perilaku orang-orang disekitar mereka. Keluarga adalah kelompok sosial pertama dengan siapa anak diidentifikasikan, anak lebih banyak menghabiskan waktunya dengan kelompok keluarga daripada dengan kelompok sosial lainnya. Anggota keluarga merupakan orang yang paling berarti dalam kehidupan anak. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua yang Bekerja dan yang Tidak Bekerja terhadap Pembentukan Kepribadian Anak Sikap, kebiasaan dan pola perilaku yang dibentuk selama tahun pertama, sangat menentukan seberapa jauh individu-individu berhasil menyesuaikan diri dalam kehidupan ketika mereka bertambah tua. Kenyataan tersebut menunjukkan pentingnya dasar-dasar yang diberikan orang tua pada anaknya pada masa kanak-kanak. Dasar-dasar tersebutlah yang akan dibawa sampai masa tua. Tidak dapat dipungkiri kesempatan pertama bagi anak untuk mengenal dunia sosialnya adalah dalam keluarga. Di dalam keluarga untuk pertama kalinya anak mengenal aturan tentang apa yang baik dan tidak baik. Oleh karena itu, orang tua harus bisa memberikan pendidikan dasar yang baik kepada anak-anaknya agar nantinya bisa berkembang dengan baik. Kenyataan yang terjadi pada masa sekarang adalah berkurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya karena keduanya sama-sama bekerja. Hal tersebut mengakibatkan terbatasnya interaksi orang tua dengan anaknya. Keadaan ini biasanya terjadi pada keluarga-keluarga muda yang semuanya bekerja. Anak-anak kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua karena keduanya sama-sama sibuk dengan pekerjaannya masing masing. Sedangkan anak pada usia ini sangat mambutuhkan perhatian lebih dari orang tua terutama untuk perkembangan kepribadian. Anak yang ditinggal orang tuanya dan hanya tinggal dengan seorang pengasuh yang dibayar orang tua untuk menjaga dan mengasuh, belum tentu anak mendapatkan pengasuhan yang baik sesuai perkembangannya dari seorang pengasuh. Anak yang ditinggal kedua orang tuanya bekerja cenderung bersifat manja. Biasanya orang tua akan merasa bersalah terhadap anak karena telah meninggalkan anak seharian. Sehingga orang tua akan menuruti semua permintaan anak untuk menebus kesalahanya tersebut tanpa berfikir lebih lanjut permintaan anak baik atau tidak untuk perkembangan kepribadiaan anak selanjutnya. Kurangnya perhatiaan dari orang tua akan mengakibatkan anak mencari perhatian dari luar, baik dilingkungan sekolah dengan teman sebaya ataupun dengan orang tua pada saat mereka di rumah. Anak suka mengganggu temannya ketika bermain, membuat keributan di rumah dan melakukan hal-hal yang terkadang membuat kesal orang lain. Semua perlakuan anak tersebut dilakukan hanya untuk menarik perhatian orang lain karena kurangnya perhatian dari orang tua. Sedangkan orang tua yang tidak bekerja di luar rumah akan lebih fokus pada pengasuhan anak dan pekerjaan rumah lainnya. Anak sepenuhnya mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari orang tua. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan anak menjadi kurang mandiri, karena terbiasa dengan orang tua. Segala yang dilakukan anak selalu dengan pangawasan orang tua. Oleh karena itu, orang tua yang tidak bekerja sebaiknya juga tidak terlalu over protektif. Sehingga anak mampu untuk bersikap mandiri. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua yang Berpendidikan Tinggi dan Berpendidikan Rendah Terhadap Pembentukan Kepribadian Anak Latar belakang pendidikan orang tua mempunyai pengaruh yang besar terhadap pembentukan kepribadian anak. Orang tua yang mempunyai latar belakang pendidikan yang tingi akan lebih memperhatikan segala perubahan dan setiap perkembangan yang terjadi pada anaknya. Orang tua yang berpendidikan tinggi umumnya mengetahui bagaimana tingkat perkembangan anak dan bagaimana pengasuhan orang tua yang baik sesuai dengan perkembangan anak khususnya untuk pembentukan kepribadian yang baik bagi anak. Orang tua yang berpendidikan tinggi umumnya dapat mengajarkan sopan santun kepada orang lain, baik dalam berbicara ataupun dalam hal lain. Berbeda dengan orang tua yang mempunyai latar belakang pendidikan yang rendah. Dalam pengasuhan anak umumnya orang tua kurang memperhatikan tingkat perkembangan anak. Hal ini dikarenakan orang tua yang masih awam dan tidak mengetahui tingkat perkembangan anak. Bagaimana anaknya berkembang dan dalam tahap apa anak pada saat itu. Orang tua biasanya mengasuh anak dengan gaya dan cara mereka sendiri. Apa yang menurut mereka baik untuk anaknya. Anak dengan pola asuh orang tua yang seperti ini akan membentuk suatu kepribadian yang kurang baik. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dengan Tingkat Ekonomi Menengah Keatas dan Menengah Kebawah Permasalahan ekonomi dalam keluarga merupakan masalah yang sering dihadapi. Tanpa disadari bahwa permasalahan ekonomi dalam keluarga akan berdampak pada anak. Orang tua terkadang melampiaskan kekesalan dalam menghadapi permasalahan pada anak. Anak usia prasekolah yang belum mengerti tentang masalah perekonomian dalam keluarga hanya akan menjadi korban dari orang tua. Dalam pola asuh yang diberikan oleh orang tua yang tingkat perekonomiannya menengah keatas dan orang tua yang tingkat perekonomiannya menengah kebawah berbeda. Orang tua yang tingkat perekonominnya menengah keatas dalam pengasuhannya biasanya orang tua memanjakan anaknya. Apapun yang diinginkan oleh anak akan dipenuhi orang tua. Segala kebutuhan anak dapat terpenuhi dengan kekayaan yang dimiliki orang tua. Pengasuhan anak sebagian besar hanya sebatas dengan materi. Perhatian dan kasih sayang orang tua diwujudkan dalam materi atau pemenuhan kebutuhan anak. Anak yang terbiasa dengan pola asuh yang demikian, maka akan membentuk suatu kepribadian yang manja, serba menilai sesuatu dengan materi dan tidak menutup kemungkinan anak akan sombong dengan kekayaan yang dimiliki orang tua serta kurang menghormati orang yang lebih rendah darinya. Sedangkan pada orang tua yang tingkat perekonomiannya menengah kebawah dalam cara pengasuhannya memang kurang dapat memenuhi kebutuhan anak yang bersifat materi. Orang tua hanya dapat memenuhi kebutuhan anak yang benar-benar penting bagi anak. Perhatian dan kasih sayang orang tualah yang dapat diberikan. Anak yang hidup dalam perekonomian menengah kebawah terbiasa hidup dengan segala kekurangan yang dialami keluarga. Sehingga akan terbentuk kepribadian anak yang mandiri, mampu menyelesaikan permasalahan dan tidak mudah stres dalam menghadapi suatu permasalahan.dan anak dapat menghargai usaha orang lain. Pada kenyataannya terdapat juga anak yang minder dengan keadaan ekonomi orang tua yang kurang. Oleh karena itu, peran orang tua dalam hal ini sangat penting. Orang tua harus menyeimbangkan dengan pendidikan agama pada anak. Sehingga anak mampu mensyukuri segala yang telah diberikan oleh sang Pencipta. Contoh Pola Asuh di BeberapaNegara Setiap bangsa mempunyai cara unik dan khas dalam hal pengasuhan anak karena pola asuh anak erat kaitannya dengan budaya setempat. setiap pola asuh yang dipengaruhi oleh budaya masing-masing bangsa punya sisi positif dan negatif. Pola Asuh Keluarga China Orang tua berkebangsaan China yang membesarkan anaknya di Amerika, bagaimanapun, akan dipengaruhi latar belakang budaya masyarakat China. Sebuah esai di Wall Street Journal menuliskan pola pengasuhan keluarga China cenderung keras tetapi tetap menunjukkan cintanya. Mentalitas masyarakat China yang pantang menyerah juga terlihat dalam pola asuh. Penulis esai tersebut mengatakan, orang tua tidak akan sungkan memberikan hukuman jika anaknya mendapatkan nilai A minus. Mereka cenderung menggembleng anak-anak dengan keras. Tujuannya agar anak berusaha sekuat tenaga mencapai hasil maksimal. Saat anak menunjukkan sikap tidak menghargai orang tua, anak-anak harus bersiap menerima omelan atau kritik tajam dari orang tuanya.Ini adalah mentalitas masyarakat China yang diterapkan dalam pola asuh anak di mana pun mereka berada. Pola Asuh Keluarga Amerika Berbeda lagi dengan pola asuh keluarga di Amerika yang dikenal sangat terbuka. Tentunya setiap keluarga punya hak prerogatif untuk memberlakukan pola asuh terhadap anak. Namun, tidak ada salahnya mengenali baik-buruknya pola asuh sebagai pembelajaran. Pola asuh di keluarga Amerika terbagi menjadi tiga kategori permisif, kekuasaan, dan menuntut perhatian. Masing-masing pola asuh ini mempunyai sisi positif dan negatif. Namun, masih ada cara untuk menyeimbangkan kedua sisi ini. Bersikap Permisif Sisi Positifnya, sikap permisif dalam merawat anak akan menumbuhkan penghargaan atas diri sendiri sehingga bisa membentuk rasa percaya diri pada anak. Anak menjadi lebih berani mencoba sesuatu hal yang baru. Orang tua biasanya terlibat dalam diskusi terutama saat anak sedang berargumentasi mengenai suatu hal. Membangun komunikasi terbuka justru membuat anak tahu mana yang baik dan benar, dan tidak menerka dengan pikirannya saja. Negatifnya, orang tua cenderung sulit bilang tidak kepada anak-anak. Orang tua di Amerika secara membudaya tak bisa bilang tidak. Hal ini tentunya tidak terjadi pada semua orang tua dengan pola asuh ala Amerika. Namun, sebagian besar dari mereka mengalami hal ini. Sikap permisif membuat orang tua menjadi defensif dalam rangka melindungi anaknya. Saat anak gagal dalam tes di sekolah, sangat mudah bagi orang tua menyalahkan pihak lain, menyalahkan guru yang tidak berkualitas atau menganggap hasil tes tidak adil. Orang tua tidak menyadari bahwa anak perlu mengalami kegagalan untuk tahu caranya belajar menjadi sukses. Menunjukkan orang tua berkuasa Sisi Positifnya, orang tua bisa memposisikan diri sebagai pihak yang patut didengar dan dihargai anaknya. Dengan menunjukkan siapa yang berkuasa, Anda sedang mengajarkan anak bahwa orang tua berkuasa dan bisa menolak, memerintah, bilang tidak atas permintaan yang berlebihan, dan termasuk juga mendapatkan penghargaan dari anak-anak. Sisi Negatifnya, tidak semua anak bisa memiliki kemampuan dan kekuatan dalam menerima sikap orang tua yang tegas. Anda bisa memarahi dan bersikap tegas kepada anak untuk menunjukkan orang tua berkuasa. Namun, hanya lakukan sikap seperti ini saat memang anak sudah melampaui batas. Bersikap menuntut dan terlalu berharap Sisi Positifnya, menggantungkan harapan atau bahkan tuntutan kepada anak untuk memenuhi keinginan Anda boleh jadi membuahkan hasil maksimal. Namun, ini terjadi hanya jika anak merespons gaya pengasuhan seperti ini dengan positif. Umumnya, pola pengasuhan yang terlalu banyak menuntut anak ini menimbulkan masalah orang tua-anak. Sisi Negatifnya, sikap orang tua yang terlalu menuntut anak, menggantungkan semua harapan kepada anak, hanya akan berujung pada masalah. Saat anak gagal dan tidak mampu memenuhi harapan orang tua, mereka yang berbudaya Timur akan marah dan memberikan sebutan tak mengenakkan kepada anaknya, seperti anak tak berguna, sampah. Lain lagi dengan orang tua dari budaya Barat. Mereka cenderung akan bersikap kasar yang sifatnya kekerasan fisik, seperti memukul. BAB III PENUTUP Kesimpulan Pola asuh orang tua merupakan pola perilaku yang diterapkan orang tua pada anak-anaknya yang bersifat konsisten dari waktu kewaktu. Pola asuh orang tua berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian anak. Keluarga merupakan tempat sosialisasi pertama bagi anak. Seorang anak akan meniru perilaku dari orang tuanya baik itu perilaku baik maupun perilaku yang kurang baik. Hal itulah yang nanti akan dibawa anak sampai tua. Keluarga berperan sebagai penghubung antara kehidupan anak dengan kehidupan sosial dan norma-norma sosial, sehingga kehidupan di sekitarnya dapat dimengerti oleh anak, sehingga pada gilirannya anak berpikir dan berbuat positif di dalam dan terhadap lingkungannya. DAFTAR PUSTAKA Puji Lestari,dkk. (2008). Pelatihan Pola Asuh Anak Dalam Keluarga pada Masyarakat di Kampung Jlagran. Yogyakarta. Sugihartono,dkk. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press. Sarlito Wirawan. (2010). Pola Asuh (www.sarlito.net.ms). Diakses pada tanggal 22 Februari 2012 pukul 13.00 WIB. ___________. Pola Asuh. Tersedia dalam http://pondokibu.com/6155/belajar-dari-pola-asuh-di-negara-lain/. Diakses pada tanggal 22 Februari 2012.

Senin, 02 Juli 2012

TUGAS MANAJEMEN LAB ADP “Struktur Organisasi LAB ADP"

TUGAS MANAJEMEN LAB ADP “Struktur Organisasi”
Dose Pengampu: Didi Wahyu Sudirman,


Disusun oleh:
1. Dian Anita (10402241011)
2. Cahyawati (10402241032)
3. Heriyanto (10402241041)
4. Siwi
PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2012
Pengelolaan laboratorium ADP idealny ditangani oleh beberapa elemen. Tentu saja kelengkapan SDM pengelola laboratorium di SMK pada kenyataannya harus menyesuaikan dengan ketersediaannya SDM yang ada. Berikut ini struktur organisasi laboratorium ADP:  
Adapun uraian tugas dari struktur organisasi di atas adalah:
1. Koordinator laboratorium (Korlab)
a. Mengkoordinasikan seluruh laboratorium yang ada di sekolah
2. Kepala Laboratorium (Kalab)
a. Mengelola laboratorium ADP
b. Merencanakan dan mengadakan alat dan bahan untuk kegiatan praktikum
c. Bertanggungjawab terhadap kelangsungan pelajaran yang berada dalam suatu laboratorium
d. Mengembangkan tim untuk kemajuan laboratorium
e. Mengembangkan kerjasama dengan pihak luar untuk pemanfaatan dan peningkatan fasilitas laboratorium.
3. Sekretaris Laboratorium
a. Mendata dan menginventaris setiap peralatan baik yang baru maupun lama bahkan peralatan yang sudah rusak, hilang, dan ketinggalan zaman agar diganti dengan peralatan yang baru.
b. Membantu tugas-tugas Kepala Laboratorium ADP
c. Melaksanakan tugas Administrasi di Laboratorium ADP
d. Memberikan pelayanan administratif kepada semua unsur di Laboratorium
e. Menyusun dan menyiapkan laporan pelaksanaan tugas Laboratorium
f. Mewakili Ketua Sub Laboratorium sesuai dengan tugas-tugas yang didelegasikan oleh Ketua Sub Laboratorium
4. Bendahara Laboratorium
a. Melakukan pembukuan/tata kelola keuangan Laboratorium dengan diketahui Kepala Laboratorium ADP
b. Memberikan laporan keuangan secara rutin tiga bulan sekali kepada Kepala Laboratorium (Kalab)
5. Divisi Teknisi/ Laboran Laboratorium
a. Membantu Kepala Laboratorium (Kalab) terutama dalam mempersiapkan alat dan bahan praktikum
b. Melakukan pemeliharaan alat dan bahan dengan baik
c. Membantu Kepala Laboratorium (Kalab) dalam hal administrasi dan penyelenggaraan praktikum sehari-hari.
d. Mendata kebutuhan bahan dan alat untuk kegiatan praktikum
e. Mengusulkan kebutuhan bahan dan alar untuk kegiatan praktikum kepada Kepala Laboratorium (Kalab)
f. Membantu guru dalam menyiapkan kegiatan praktikum
g. Mendata dan mengatur penggunaan alat dan bahan untuk kegiatan praktikum
h. Menjaga kebersihan dan keamanan laboratorium yamg menjadi tanggung jawabnya.
6. Divisi Pengadaaan
a. Mengkoordinir pengadaan alat-alat di laboratorium
b. Mengganti peralatan yang sudah tidak layak pakai
7. Divisi Perangkat Keras
a. Membantu teknisi/laboran dalam melakukan perawatan perangkat keras laboratorium ADP
b. Bertanggung jawab atas tugas-tugas yang diberikan oleh Kepala Laboratorium (Kalab)
8. Divisi Perangkat Lunak
a. Membantu teknisi/laboran dalam melakukan perawatan perangkat lunak laboratorium ADP
b. Bertanggung jawab atas tugas-tugas yang diberikan oleh Kepala Laboratorium (Kalab)
9. Divisi Pelatihan
a. Menjalankan kegiatan pelatihan teknisi laboratorium
b. Berkoordinasi dengan Laboran atas penggunaan ruang praktikum dan meminta persetujuan
c. Menyiapkan seluruh perangkat pelatihan
d. Menyusun laporan akhir aktivitas dan keuangan bersama dengan Sekretaris dan Bendahara
e. Berkoordinasi dan bekerja sama dengan Divisi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak dalam melaksanakan kegiatan pelatihan
f. Bertanggung jawab kepada Kalab
10. Divisi K3
a. Menyediakan alat-alat pencegahan terjadinya kecelakaan kerja
b. Memberikan jaminan asuransi kesehatan

laporan observasi pendidikan karakter

LAPORAN HASIL OBSERVASI GEDUNG G 04

1. Wilayah Penelitian
Wilayah observasi kelompok kami adalah Gedung G 04 FIS UNY dan kondisi lingkungan di sekitar gedung tersebut. Letak Gedung tersebut tepatnya di sayap selatan Kampus FIS, merupakan bagian kesatuan dari Universitas Negeri Yogyakarta, yang beralamat di karangmalang Gang Guru Jalan Affandi tepatnya di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

2. Kondisi umum
a. Gedung G 04
Lokasi Gedung G04 adalah di sayap selatan FIS UNY. Tepatnya di sebelah timur Taman Ki Hajar. Gedung ini memiliki dua lantai. Ruang gedung ini dinamakan Ruang Kartini dengan Kapasitas 30 kursi. Gedung ini memiliki dua lantai. Lantai pertama memiliki 8 ruang. Lantai kedua juga memiliki 8 ruang yaitu ruang G04.201 - G04.208.
Selain delapan ruangan yang terlihat dari luar tersebut jika kita memasuki ruang kartini kita akan mendapatkan ruangan yang lebih banyak. Hal ini dikarenakan luas tiap ruangan yang hanya sekitar 2 x1,5 m. Jadi di sisi belakang ruang tersebut masih ada ruang lain yang memiliki luas yang sama. Jadi, dalam ruang Kartini masih di sekat-sekat sehingga terdapat ruang-ruang lagi.
Dalam lantai satu ruang Kartini sebelah selatan terdapat 5 ruang. Kemudian di sebelah utara terdapat 16 ruang. Dan di lantai dua terdapat ± 20 ruang. Di tiap lantai terdapat kamar mandi. Masing-masing lantai terdapat dua kamar mandi.
Kondisi gedung ini sekarang sedang dalam tahap finishing renovasi. Renovasi sudah berjalan 80 %. Tinggal menyelesaikan penerangan (lighting) dan jaringan (komunikasi,WIFI) ,Gedung ini rencananya akan digunakan sebagai ruang kerja Guru Besar FIS UNY dan dosen – dosen pembimbing, agar mahasiswa dapat dengan mudah melakukan konsultasi pada dosen pembimbing. Penyelesaian renovasi gedung ini belum dapat dipastikan karena tergantung dari dana yang ada dan dari pihak kontraktor.

b. Kondisi sekitar Gedung G 04
Lokasi Gedung G04 yang terletak di sayap selatan FIS UNY membuat gedung ini dikelilingi oleh taman. Sebelah barat dan utara dikelilingi taman yaitu taman Ki hajar. Sedangkan sebelah timur berbatasan dengan gedung perkuliahan FIS UNY. Dan sebelah selatan berhadapan langsung dengan gedung FIP UNY.
Seperti yang kita ketahui taman Ki Hajar merupakan taman yang rindang dengan banyaknya pepohonan di taman tersebut. Namun, taman yang berada di sebelah utara gedung ini masih gersang.

3. Kondisi khusus
a. Gedung G04
Gedung G 04 yang direncanakan akan digunakan sebagai ruang dosen pembimbing dan Guru Besar. Gedung ini memang belum 100% selesai direnovasi. Tentunya kondisi ruangan di gedung ini belum sepenuhnya sempurna. Gedung ini seluruhnya terdiri lebih dari 30 ruang. Luas masing – masing ruang yaitu 2 x 1,5 m. Kalau dilihat luas ruangan dinilai masih kurang karena belum diisi oleh barang – barang saja sudah sangat sumpek. Hal ini, akan berdampak pada kenyamanan kerja dan kualitas kerja. Sekat ruang bukan terbuat dari tembok. Tetapi apabila dibandingkan dengan kondisi gedung sebelum direnovasi, kondisi saat ini sudah lebih sempurna.
Sistem penerangan di gedung ini dirasa kurang efisien. Karena jumlah lampu yang ada sangat banyak dan tidak hemat energi.
Gedung ini juga dilengkapi dengan dua kamar mandi disetiap lantainya. Namun sekarang belum ada kamar mandi khusus laki – laki maupun wanita. Sehingga hal ini mengakibatkan ketidak nyamanan bagi para pemakainya.
Gedung ini rencananya akan dilengkapi dengan sarana informasi dan komunikasi yang lengkap guna mendukung kinerja dosen. Namun sekarang belum diaplikasikan karena menunggu selesainya renovasi gedung.
Setiap ruang kini baru dilengkapi dengan meja kerja, filling cabinet, dan loker yang menempel di dinding.

b. Kondisi sekitar Gedung G 04
Taman yang terletak di sebelah utara Gedung G 04 masih terlihat gersang. Hal ini dikarenakan komdisi gedung yang masih direnovasi sehingga belum ditanami banyak pohon. Selain itu kebersihan di taman masih belum terjaga. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya sampah makanan maupun minuman yang ada di sekitar taman. Para mahasiswa tidak membuang sampah tersebut di tempat sampah.
Di sebelah timur gedung terdapat mading. Mading tersebut tidak di fungsikan dengan baik serta tidak terawat. Penempatan mading dirasa kurang efisien karena terletak di daerah yang jarang di lewati mahasiswa.

4. Saran
Setelah melakukan observasi ini kami merasa banyak kekurangan yang ada dalam gedung tersebut seperti keadaan taman yang kurang bersih, kurangnya ventilasi udara, keadaan ruangan yang gelap, keadaan ruangan yang kurang luas, belum dilengkapinya rungan tersebut dengan fasilitas – fasilitas yang dapat menunjang kinerja pengguna ruang.
Untuk menangani keadaan taman yang kurang bersih dan rindang, kita harus membiasakan membuang sampah pada tempatnya atau jangan membuangnya di taman. Selain itu, agar taman menjadi rindang kita dapat menanam pohon yang produktif dan mudah tumbuh di erea tersebut. Hal ini akan berjalan sempurna apabila seluruh komponen yang ada mendukung kegiatan tersebut.
Setelah melihat ruang G 04 yang baru direnovasi kami menemukan bahwa jumlah ventilasi udara yang ada hanya sedikit. Hal ini akan mengakibatkan sirkulasi udara dalam ruangan tidak baik. Seharusnya pihak kontraktor harus peka terhadap hal ini. Ventilasi udara merupakan hal yang penting dalam menjaga kenyamanan ruang. Tidak hanya mengandalkan dari pemakaian AC. Penggunaaan AC yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan pemborosan dalam penggunaaan daya listrik. Jadi, akan lebih baik apabila ventilasi udara dalan ruangan tersebut ditambah.
Kondisi masing – masing ruang G 04 kami rasa masih dalam keadaan yang kurang ideal. Luas setiap ruang hanya 2 x 1,5 M. Hal ini terjadi agar setiap dosen dan guru besar yang direncanakan berung kerja di situ dapat terwujud. Jadi untuk menciptakan kenyamanan setiap ruangnya seluas 2 x 2 M.
Ruangan G 04 saat ini belum dilenggkapi dengan fasilitas – fasilitas yang mendukung kinerja. Misalnya dalam penyediaan lighting belum 100% sempurna, jaringan internet dan televon juga belum ada, daya listrik yang masih mati. Sebaiknya pihak terkait segera melengkapi kekurangan – kekurangan tersebut.
Bagi pihak yang terkait dalam pengembangan ruang G 04 agar segera menyelesaikan renovasi gedung tersebut. Agar ruangan tersebut dapat segera diresmikan dan digunakan. Dan tujuan dari renovasi gedung ini akan tercapai.

Senin, 25 Juni 2012

SUJUD SAHWI

SUJUD SAHWI
Apa Sujud sahwi itu?? Sujud yg dilakukan bila solat ente ada salah, ato merasa salah. misal ente lagi solat eh, kok kayaknya rokaatnya kurang ato malah kelebihan, nah klo gini gimana??? ya sujud sahwi, gak usah dibatalin solatnya ato diulang" lagi.
Jelasnya begini, klo di solat ada kesalahan di benerinnya dengan sujud sahwi ini.
bila kesalahannya disadari sebelum salam, sujudnya dilakukan sebelum salam, tapi kalau setelah salam baru engeh di solatnya ada yang salah ya dilakukan setelah salam.
lebih jelasnya hadistnya gini:

“Setelah beliau (Rasulullah Saw) menyempurnakan shalatnya, beliau sujud dua kali. Ketika itu beliau bertakbir pada setiap akan sujud dalam posisi duduk. Beliau lakukan sujud ini sebelum salam.” (HR. Bukhari dan Muslim).
“Lalu beliau shalat dua rakaat lagi (yang tertinggal), kemudia beliau salam. Sesudah itu beliau bertakbir, lalu bersujud. Kemudian bertakbir lagi, lalu beliau bangkit. Kemudian bertakbir kembali, lalu beliau sujud kedua kalinya. Sesudah itu bertakbir, lalu beliau bangkit.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Sujud sahwi sesudah salam ditutup lagi dengan salam. “Kemudian beliau pun shalat satu rakaat (menambah raka’at yang kurang tadi). Lalu beliau salam. Setelah itu beliau melakukan sujud sahwi dengan dua kali sujud. Kemudian beliau salam lagi.” (HR. Muslim)

EHm, trus bacaannya gimana????
masalah bacaan sujud sahwi begini, ehm......
Tentang bacaannya, orang-orang belum menemukan adanya dalil yang menyebutkan Nabi Saw membaca doa khusus saat sujud sahwi. Hadits-hadits di atas juga hanya menyebukan sujud saja, tidak disebutkan yang dibaca Nabi Saw.
Doa sujud sahwi yang kini berkembang di kalangan umat, “Subhana man la yanamu wa la yashu” (Mahasuci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa)”, tidak bersumber dari Quran, hadits, ataupun contoh Rasul dan para sahabat. Kami belum menemukan dalil yang menyebutkannya.
Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan: “Aku telah mendengar sebagian ulama yang menceritakan tentang dianjurkannya bacaan: “Subhaana man laa yanaamu wa laa yas-huw” ketika sujud sahwi (pada kedua sujudnya), maka aku katakan, “Aku tidak mendapatkan asalnya sama sekali.” (At Talkhis Al Habiir).
Jadi, tidak ada doa khusus ketika sujud sahwi. Artinya, hanya sujud, tanpa bacaan apa pun. Namun, mengacu kepada hadits tentang bacaan sujud dalam shalat, maka para ulama menganjurkan bacaan sujud, seperti “Subhana Rabbiyal A’la.”
Ibnu Qudamah berkata: “Dan hendaklah dia membaca di dalam sujud sahwi bacaan yang diucapkan di dalam sujud ketika shalat, karena sujud sahwi merupakan sujud yang disyariatkan serupa dengan sujud dalam shalat.” (Al-Mughni).
Ibnu Hazm berkata: “Orang yang sujud sahwi harus membaca, di dalam kedua sujudnya, “‘Subhana Rabbiyal A’la,’ berdasarkan sabda Rasulullah Saw ‘Jadikanlah ia (bacaan itu) di dalam sujudmu” (Al-Muhalla).
Fatwa Al-Lajnah Ad Daimah (komisi fatwa di Saudi Arabia) menyebutkan: “Sujud sahwi dilakukan dengan dua kali sujud setelah tasyahud akhir sebelum salam, dilakukan sebagaimana sujud dalam shalat. Dzikir dan do’a yang dibaca ketika itu adalah seperti ketika dalam shalat. Kecuali jika sujud sahwinya terdapat kekurangan satu raka’at atau lebih, maka ketika itu, sujud sahwinya sesudah salam. Demikian pula jika orang yang shalat memilih keraguan yang ia yakin lebih kuat, maka yang afdhol baginya adalah sujud sahwi sesudah salam. Hal ini berlandaskan berbagai hadits shahih yang membicarakan sujud sahwi”. Wallahu a’lam.*

Jumat, 04 Mei 2012

polwan

Polwan atau polisi wanita yang tegar dan cool bgt- hehehe
mereka juga manusia tepatnya cewekkk- yg punya hati n butuh narsis
ini ada foto-foto polwan yang caem-caem- ehm- rata-rata caem maksud ane


sahabatt


sahabat itu yang selalu peduli sama kita
sahabat itu yang mau kita repotin
dan ini sahabat-sahabat saya di kampus
masing-masing dari mereka punya karakter yang berbeda
gue jelasin satu-persatu
the first, gue urutin berdasarkan abjad
Eka ayu lestari orangnya itu menyenangkan, sensitif, dan yang paling penting ia tu alay, paling alay diantara kitaaa, hahhaha
Second person, Nur Fitriana. tu bocah narsis gila, kalau bicaranya sok politik gituu,, kebanyakan mikir, hahhah
Third, Listia Ayu , yang ini pekok banged, keras kepala, egois, solidaritas tinggi dan terlalu pede. hahha
The Last, yang paling keren tentu aja guee, gg ad yang nandingin. hhahahah

pantai siung


Pantai Siung terletak di sebuah wilayah terpencil di Kabupaten Gunung Kidul, tepatnya sebelah selatan kecamatan Tepus. Jaraknya sekitar 70 km dari pusat kota Yogyakarta, atau sekitar 2 jam perjalanan. Menjangkau pantai ini dengan sepeda motor atau mobil menjadi pilihan banyak orang, sebab memang sulit menemukan angkutan umum. Colt atau bis dari kota Wonosari biasanya hanya sampai ke wilayah Tepus, itupun mesti menunggu berjam-jam.

waktu gue kesana sii perlu waktu sekitar 3 jam. Itu perjalanan dari rumah gue kulonprogo. karena jaraknya yang jauh , jadi lu-lu semua yang mu kesana harus punya stamina yang kuat, gg boleh kalah sama keadaan , kecuali kalo rumah lu di sekitar gunung kidul.

Kamis, 03 Mei 2012

I want you too need me- Celine dion

I want to be the face you see when you close your eyes

I want to be the touch you need every single night

I want to be your fantasy

And be your reality

And everything between



I want you to need me

Like the air you breathe

I want you to feel me

In everything

I want you to see me

In your every dream

The way that I taste you feel you breathe you need you

I want you to need me

Like I need you



I want to be the eyes that look deep into your soul

I want to be the world to you

I just want it all

I want to be your deepest kiss

The answer to your every wish

I'm all you ever need





More than you could know

And I need you

To never never let me go

And I need to be deep inside your heart

I just want to be everywhere you are....

Soal Surat Bisnis

Surat Permintaan Referensi

MATAHARI ELEKTRONIK Jalan Raya Bogor km 11 Jakarta mengirimkan surat kepada PT Mega Jaya Jalan Cimanggis 32 Jakarta Timur guna menanggapi surat pesanan kredit yang dikirim oleh PT Mega Jaya pada tanggal 22 Maret 2012. MATAHARI ELEKTRONIK meminta kepada PT Mega Jaya untuk mengirimkan surat referensi. Surat referensi itu dibuat oleh bank yang telah bekerjasama dengan PT Mega Jaya untuk mengetahui kondisi keuangan PT. Mega Jaya. Buat surat tersebut dalam bentuk Full block. Tanggal hari ini.

Surat Referensi (Positif)


Bank Diamond cabang Cibubur Blok Duku Jakarta Timur mengirimkan surat referensi kepada MATAHARI ELEKTRONIK Jalan Raya Bogor km 11 Jakarta atas PT Mega Jaya. Selama ini PT Mega Jaya merupakan Nasabah yang baik dan selalu tepat waktu dalam pembeyaran pinjaman. Namun, Bank Diamond tidak bertanggung jawab apabila PT Mega Jaya lalai dalam melaksanakan kewajibannya terhadap MATAHARI ELEKTRONIK . Buat surat dalam bentuk indenteed. Tanggal hari ini !

Surat Referensi (Negatif)
Bank Diamond cabang Cibubur Blok Duku Jakarta Timur mengirimkan surat kepada MATAHARI ELEKTRONIK Jalan Raya Bogor km 11 Jakarta.Bank Diamond Bayangkara merupakan bank yang ditunjuk oleh PT Mega Jaya untuk mengeluarkan surat referensi.Pada surat referensi tersebut dijelaskan bahwa saat ini PT Mega Jaya kondisi keuangannya sedang mengalami masalah.Banyak asset perusahaan yang dijadikan sebagai jaminan untuk peminjaman uang dan pembelian kredit dalam jumlah besar.Buat surat tersebut dalam bentuk semiblock style tanggal hari ini

Surat Penolakan

MATAHARI ELEKTRONIK Jalan Raya Bogor km 11 Jakarta memberitahukan bahwa referensi dari Bank Diamond cabang Cibubur Blok Duku Jakarta Timur telah diterima.Berdasarkan surat referensi tersebut. belum dapat melayani pesanan dari berupa PT Mega Jaya Jalan Cimanggis 32 Jakarta Timur berupa 50 unit computer merk Thosiba dikarenakan PT Mega Jaya sedang mengalami masalah keuangan. PT Mega Jaya dapat mengirimkan kembali surat pesanan kredit apabila perusahaannya telah dalam kondisi yang stabil.Buat surat itu dalam bentuk fullblock,tanggal hari ini.

Surat Penangguhan Pembayaran

PT Mega Jaya Jalan Cimanggis 32 Jakarta Timur mengirim surat penangguhan pembayaran kepada MATAHARI ELEKTRONIK Jalan Raya Bogor km 11 Jakarta.Berdasarkan surat pesanan pembelian kredit pada 12 Februari 2012 dengan NO.112/MK/III/12 mengenai pemesanan 50 unit komputer merk Toshiba, pembayaran telah disetujui setelah 2 bulan dari tanggal penerimaan barang.Pada surat ini PT Mega Jaya memohon maaf karena sampai dengan tanggal jatuh tempo yaitu 12 April 2012 belum dapat melakukan pembayaran.Untuk itu PT Mega Jaya memohon perpanjangan waktu untuk membayar sampai dengan 30 April 2012.Buat surat ini dalam bentuk hanging nomor bebas dan tanggal hari ini.

Surat Penagihan Pembayaran Pertama

MATAHARI ELEKTRONIK Jalan Raya Bogor km 11 Jakarta mengirim surat kepada PT Mega Jaya Jalan Cimanggis 32 Jakarta Timur.CV LANGGENG JAYA memberitahukan kepada PT Mega Jaya bahwa menurut pembukuan dari MATAHARI ELEKTRONIK , PT Mega Jaya masih mempunyai tanggungan kewajiban sebesar Rp 35 juta sesuai dengan No.231/PPI/III/2012.Dalam surat tagihan pertama ini untuk mengingatkan PT Mega Jaya agar segera membayar Karena telah melebihi batas waktu pembayaran yang telah ditentukan.Buat surat ini dalam bentuk semiblock tanggal hari ini dan nomor bebas.

Konsep Kantor Terbuka


Antara ciri-ciri khusus terdapat konsep kantor terbuka berikut ini:

1.      Penggunaan kantor terbuka hanya jumlah minimum dinding-dinding permanen. Daerah terbuka dengan besar kira-kira 10.000 kaki persegi ruang paling diminati untuk mengembangkan konsep kantor terbuka. Dengan  menggunakan sistem grid lantai (5 kaki oleh 5 kaki, misalnya) untuk listrik dan hubungan-hubungan telepon, area-area kerja individual dapat dengan baik ditempatkan di setiap lokasi dan di setiap sudut.

2.      Lokasi masing-masing tempat kerja  mempengaruhi efisiensi arus kerja dan membantu mencegah jaminan-jaminan kerja serta tumpang-tindih dan lacak balik kerja. Untuk memberikan lingkungan kerja yang sesuai, perhatian khusus bisa dicurahkan pada peredam bunyi dan kendali kebisingan. Alat-alat peredam bunyi yang digunakan dalam kantor konvensional mungkin tidak cukup untuk daerah-daerah kantor terbuka besar. Kedengaran dinding-dinding sangat menarik, pagu-pagu, panel-panel, dan bahan-bahan untuk permadani mungkin harus digunakan. Penyesuaian peredam bunyi cukup ketika tidak ada lagi suara-suara pada jarak 15 kaki dari sumber. Pengendalian peredam bunyi juga biasa sebuah fitur menemukan komponen furniture banyak dari sistem.

3.      Pengkondisian udara dan pengukuran kelembapan sama dalam daerah terbuka besar dengan mudah diselesaikan, meskipun sistem-sistem keikliman sesuai dengan biasanya merancang daerah-daerah kantor mungkin tidak sesuai dengan daerah terbuka besar.

4.      Pola warna dan pengaturan-pengaturan perabot dapat memberikan lingkungan kerja menyenangkan bagi karyawan. Penggunaan panel-panel, mebel modular, dan pemilikusaha memberikan privasi ketika menambahkan secara estetika kepada daerah itu.

5.      Perabot digunakan dalam kantor terbuka memfasilitasi pekerja efisiensi. Misalnya,  jika kerja sebagian dari seorang individu lebih mudah dilakukan dalam posisi berdiri, perabot bisa  dirancang untuk mengakomodasi karyawan dalam posisi tersebut. Jumlah ruang tempat penyimpanan diberikan kepada setiap karyawan ditentukan oleh dia atau kebutuhan-kebutuhan penyimpanannya. Dalam banyak kasus, meja-meja konvensional digantikan dengan fungsi mengorientasikan area-area kerja terdiri atas permukaan bekerja, panel-panel privasi dan penyimpanan bahan-bahan komponen.

Beberapa manfaat disebabkan oleh penggunaan konsep kantor terbuka, termasuk berikut ini:

1.      Biaya merubah tata letak dalam kantor terbuka lebih sedikit daripada merubah tata letak konvensional. Pindah ke dalam kaki persegi ruang terbuka biaya memperkirakan $150, bandingkan dengan satu kurang lebih biaya $25 $30 untuk memindahkan makanan sama biasanya merancang ruang.

2.      Biaya awal menerapkan kantor terbuka mungkin sebanyak 10 sampai 25% lebih sedikit dari biaya menerapkan ruang konvensional.

3.      Eliminasi dinding-dinding permanen dan kantor pribadi kenaikan jumlah luas lantai dapat dipergunakan dengan sebanyak 15 sampai 20%

4.      Konsep kantor terbuka meningkatkan produktivitas kantor dengan meningkatkan efisiensi arus kerja, meningkatkan komunikasi-komunikasi, meningkatkan moral pekerja, meningkatkan perasaan keterlibatan pekerja dan menciptakan satu lebih lingkungan nyamanbekerja.

5.      Kantor terbuka membantu energy terbalik karena pemanasan, ventilasi dan system pengondisian udara tidak dihalangi olehdinding-dinding permanen.

Pendekatan modular workstation

Karakteristik pendekatan modular Workstation adalah penggunaan panel-panel tergantung komponen furnitur untuk menciptakan area kerja individu. Penyimpanan lemari dan file ditempatkan berdekatan dengan meja atau meja yang dapat diatur ketinggiannya. Unit modular menyediakan karyawan dengan kantor "total" dalam hal ruang meja, ruang file, ruang penyimpanan, dan pencahayaan area kerja. Unit, yang dapat dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari karyawan.

Pendekatan modular dalam keadaan tertentu, adalah lebih baik untuk pendekatan cluster workstation atau pendekatan lanskap. Pendekatan modular ini terutama cocok untuk situasi yang membutuhkan banyak ruang penyimpanan. Juga, ketika dibandingkan dengan pengaturan konvensional, pendekatan modular ini sangat menguntungkan karena dinding dihapus lebih permanen, dan area kerja dirancang di sekitar kebutuhan spesifik dari tiap pengguna. Keuntungan lain yang berbeda adalah kemudahan dan kecepatan dengan perubahan konfigurasi atau perubahan dalam tata letak dapat dibuat.

Pendekatan Cluster Workstation

 Fitur unik dari pendekatan cluster workstation adalah pengelompokan wilayah kerja sekitar inti umum, sebagai satu set panel yang membentang dari pusat seperti jari-jari di roda. Panel ini digunakan untuk mendefinisikan setiap area kerja bagi karyawan, yang meliputi permukaan menulis, ruang penyimpanan dan mengisi ruang. Meskipun ada pengecualian, cluster workstation tidak serumit workstation modular atau area kerja untuk karyawan yang menggunakan pendekatan bentang alam. Pendekatan cluster adalah cocok untuk situasi kerja di mana karyawan menghabiskan sebagian hari kerja mereka jauh dari area kerja mereka. Diagram situasi di mana karyawan menghabiskan sebagian hari kerja mereka jauh dari area kerja mereka.

Pendekatan cluster workstation memiliki keuntungan yang berbeda memberikan fleksibilitas yang cukup besar dalam mengubah tata letak dan mendesain ulang wilayah kerja individual. Selain itu, pendekatan ini dianggap lebih ekonomis daripada baik pendekatan modular untuk lanskap.

Pendekatan lanskap

Pemandangan pendekatan yang dikembangkan oleh tim di Jerman cepat terangsang, Kantor lanskap diterapkan di negara itu untuk pertama kalinya pada tahun 1960 dan sekarang digunakan secara luas di negara ini. Untuk batas tertentu, lanskap adalah campuran pendekatan cluster workstation modular. Hal ini juga membuat ekstensif menggunakan tanaman dan dekorasi dedaunan. Untuk partisi wilayah kerja, furnitur diatur dalam kelompok dan pada sudut yang berbeda daripada baris tradisional.

Dalam bentuk murni, lanskap tidak menggunakan kantor swasta. Namun, semakin, "hybrid" daripada lanskap lanskap "murni". Sebuah rasio 80 persen kawasan terbuka tidak terbuka sedangkan 20 persen adalah terbuka untuk umum seperti di kantor dalam versi hibrida.

Periksa poin

1.      Faktor-faktorapa yang harus dipertimbangkan dalam menentukan biaya ruang kantor?

2.      Apa yang dimaksuddengan istilah cybernetics, dan bagaimana konsep perencanaan kantor desain?

3.      Seberapajauhpendekatan modular dari workstation darifokuspada workstation?

Dalam pengaturan konvensional, dengan kantor pribadi adalah simbol status. Di ruang kantor, bagaimanapun, status karyawan  diberikan melalui penugasan pekerjaan mereka untuk lokasi dan ukuran dari area kerja mereka dan jenis dan jumlah perabotan, mereka diberikan.

Panel yang digunakan dalam cluster modular, dan posisi lanskap yang tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk dan dengan berbagai jenis permukaan eksterior, termasuk kayu, logam, gelas plastik, dan karpet. Panel tradisional 2 inci lebar dan tersedia dengan koneksi telepon dan listrik dan spesial dibangun dengan bahan kedap suara. Namun, dengan peningkatan penggunaan jaringan kabel serat optik dan Kategori 5, 2-inci panel tidak dapat mengakomodasi teknologi baru. Akomodasi dapat diperoleh dengan menggunakan kotak transfer atau susun sistem panel. Beberapa panel baru juga termasuk pemanasan, ventilasi udara dan pemurnian udara.